Kerja sama di Bidang Ekonomi bagi Negara-negara di Dunia

ekonomi

Kerja sama di bidang ekonomi sangat penting bagi Negara-negara di dunia, baik Negara maju maupun Negara berkembang .

Bagi Negara berkembang, kerja sama ekonomi internasional sangat penting sebab Negara-negara sedang berkembang akan mendapatkan pengalaman yang banyak dari Negara maju, sedangkan Negara maju dapat memperluas pasarnya di Negara sedang berkenbang.

Kerja sama antarnegara dapat digolongkan sebagai berikut.

1. Kerja sama ekonomi internasional.

Kerja sama ekonomi bilateral adalah kerja sama ekonomi yang dilakukan oleh dua Negara yang saling membutuhkan dan saling membantu. Misalnya, kerja sama yang dilakukan pemerintah Indonesia dengan Negara jepang.

2. Kerja sama ekonomi multilateral

Kerja sama ekonomi multilateral adalah kerja sama ekonomi yang dilakukan antara tiga Negara atau lebih. Misalnya, kerja sama ekonomi antara jepang, Korea selatan, jerman, dan inggris.

3.Kerja sama ekonomi regional

Kerja sama ekonomi regional adalah kerja sama ekonomi multilateral yang terjadi dalam satu kawasan yang mempunyai kepentingan yang sama untuk saling membantu, misalnya ASEAN.

4.Kerja sama ekonomi antarregional
Kerja samaekonomi antarregional adalah kerja sama ekonomi yang dilakukan oleh Negara-negara yang bergabung dalam satu kawasan dengan kelompok Negara-negara yang terkelompok dalam kawasan lainnya. Misalnya kerja sama yang dijalin Negara-negara yang tergabung dalam ASEAN dengan Negara-negara yang tergabung dalam Uni eropa.

1. Bidang-bidang kerja sama Ekonomi Internasional

a. Kerja sama di Bidang Produksi

Kerja sama ini dilakukan oleh Negara-negara produsen barang tertentu untuk menjaga flukruasi harga, mutu barang, pembatasan jumlah produksi (kuato), perlindungan hokum, persaingan dan pemasaran. Misalnya, Negara-negara produsen minyak membentuk kerja sama dalam wadah organisasi OPEC.

b. Kerja sama di bidang Pedagangan dan Tarif

Agar perdagangan dapat berjalan lancer dan tidak ada hambatan –hambatan kerena proteksionalisme yang dijalankan oleh suatu Negara terhadap Negara lain maka Negara-negara yang melakukan perdagangan membentuk organisasi yang disebut SATT (General Agreement on Tariff and Trade) yang kemudian berubah menjadi WTO (World Trade Organization). Apabila ada pelanggaran dalam perdagangan dunia yang dilakukan oleh suatu Negara WTO mempunyai wewenang untuk menindaknya dan menyalurkannya kepada hokum interknasional.

c. Kerja sama di Bidang Keuangan

Untuk kepentingan di bidang keuangan internasional, Negara-negara yang melaksanakan perdagangan internasional sratu ketika sangat memerlukan bantuan keuangan internasional dalam menyelesaikan masalah deficit/surplus neraca pembayarannya dan menjaga stabilitas moneter internasional dengan membentuk IMF, IFC, dan ADB.

d. Kerja sama di Bidang Perburuhan

Untuk melindungi hak dan kewajiban pekerja di setiap Negara dibentuk serikat-serikat kerja dan untuk kepentingan kebersamaan dalam dunia internasional dibentuk organisasi buruh/pekerja internasional, yaitu ILO (internasional Labour Organization).

e.    Kerja sama di Bidang Pertahanan.

Organisasi seperti NATO merupakan salah satu organisasi kerja sama dibidang pertahanan. Pola sebelum Negara-negara konmunis Eropa Timur memiliki Negara-negara merdeka terdapat organisasi pakta Warsawa yang merupakan kerja sama bidang pertahanan Negara-negara komunis terutama di Eropa Timur.

2. Badan-badan Kerja sama Ekonomi Internasional.

a. ASEAN
ASEAN (association of South East Asian Nations) adalah organisasi regional Negara-negara Asia Tenggara yang didirikan di Bangkok pada tanggal 8 Agustus 1967. Negara-negara yang mendirikan ASEAN sekaligus sebagai anggotanya pada saat itu adalah Indonesia, Filipina, mALaysia, Muangthai, dan Singapura. Pada tahun 1984 Brunai Drussalam masuk menjadi anggota keenam. Kemudian menyusul Kamboja, Laos, Myanmar, Vietnam,dan Burma.

Tujuan ASEAN adalah sebagai berikut.
  1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan social, serta perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.
  2. Memelihara dan memajukan perdamaian dan stabilitas regional dengan menghormati hokum dan prinsip-prinsip PBB.
  3. Memajukan kerja sama dan aktif dalam tukar-menukar bantuan untuk kepentingan bersama di bidang ekonomi, social, budaya, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi.
  4. Menyediakan bantuan bagi masing-masing anggota dalam bentuk latihan dan penelitian di bidang pendidikan, teknik, profesi,serta lapangan administrasi.
  5. Bekerja sama secara aktif dibidang pertanian dan industri serta memperluas perdagangan, termasuk untuk mempelajari masalah yang timbull dari perdagangan , fasilitas komunikasi, dan meningkatkan tingkat kehidupan rakyat.
  6. Memajukan pendidikan di Asia Tenggara.

Bidang-bidang kerja sama ASEAN adalah sebagai berikut.


1. Kerja sama di Bidang Ekonomi
  • Kerja sama di bidang keuangan, perpajakan, bea cukai, dan asuransi diatur oleh Komite keangan dan perbankan (Commettee On FInancekand Banking/COFAB), berkedudukan di Thailand.
  • Kerja sama di bidang pertanian, kehutanan dan bahan pangan digalang oleh komite pangan, pertanian dan kehutanan (commetee on food, Ageiculture and Forestry/(cofa) berkedudukan di indonesia.
  • Kerja sama di bidang industri, pertambangan dan energi diatur oleh Komite industri, pertambangan dan energi (Commettee On Industry, Mining and Energy(COIME) berkedudukan di Filipina.
  • Kerja sama di bidang perhubungan san komunikasi diatur oleh Komite perhubungan san Komunikasi (committee on Transportation and Communication/COTAC) berkedudukan di Malaysia.
2. Asean Free Trade Area (AFTA)
AFTA adalah kerja sama ekonomi dalam perdagangan internasional dan merupakan kebutuhan internal anggota-anggota ASEAN, dimana dalam kerja sama tersebut disetujui keinginan mewujudkan kawasan ASEAN menjadi kawasan yang bebas dari hambatan perdagangan regional/internasional.

b. Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE/EEC) atau European Union (EU)
MEE atau EEC (European Economic Communitty) adalah organisasi kerja sama regional di benua Eropa dibentuk bulan Maret1957 di Roma oleh 9 Negara, yaitu Belgia, Prancis, Irlandia, Luxembung, inggris, Denmark, jErman barat, Italia, dan belanda.

Tujuan dibentuk MEE adalah untuk menghilangkan hambatan perdangangan secara bertahap di Negara-negara Eropa dan terciptanya suatu kawasan perdagangan bebas di Negara-negara eropa dan terciptanya suatu kawsan perdagangan bebas di eropa, dikeknal dengan EFTA (Europan free trade area).

MEE akhirnya berkembang menjadi European union yang pada tahun 1995 keanggotannya berjumlah 15 negara. Pada tanggal 1 juli 1999 diluncurkan mata uang tunggal eropa, yaitu euro dan berlaku di seluruh Negara anggota EU.

c. CGI (Consultative Group on Indonesia)
CGI adalah kelompok Negara yang memberikan bantuan kepada Indonesia. Lembaga ini adalah pengganti dari IGGI ( Inter Government group on Indonesia) yang dibentuk tahun 1967. Anggota

Belum ada Komentar untuk "Kerja sama di Bidang Ekonomi bagi Negara-negara di Dunia"

Posting Komentar

Add Your Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel