Puisi "Lelaki Tak Berdaya"


Lelaki Tak Berdaya
(Karya Muh Fikal)

Kadang aku merasa hampa
Penat dengan segala pernak pernik hidup
Aku Sholat
Aku membaca kitab
Aku bekerja
Aku juga bermain

Semuanya terasa hampa
Tak bermakna apa – apa
Tak terasa apa – apa

Apakah ini yang dinamakan hidup
Hanya serangkaian kegiatan yang tiada ujung pangkalnya
Hidupkah ini
Hanya bernapas pagi siangdan malam
Atau kah seonggok daging yang bergerak
Tanpa tahu arah dan tujuan

Tolong jangan pergi dariku
Hanya kau yang mampu itu
Tetaplah bersamaku
Aku tenang, dengan mu aku tenang, tentram, damai
Tak lagi terasa hampa

Belum ada Komentar untuk "Puisi "Lelaki Tak Berdaya""

Posting Komentar

Add Your Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel